Tingkatkan Efisiensi dan Efektivitas Dengan Teknologi Terbaru

Kunci untuk memenangkan persaingan di era ini terletak pada integrasi teknologi & efisiensi. Penggunaan teknologi digital memungkinkan perusahaan untuk memangkas biaya operasional, meminimalisir downtime, dan meningkatkan standar keselamatan kerja secara signifikan.
PT Mutiara Tanjung Lestari telah mengadopsi transformasi digital secara menyeluruh dalam setiap lini operasional. Berikut adalah rincian lima teknologi utama yang menjadi tulang punggung operasional kami.
1. Driver Monitoring System (DMS)
Keselamatan operator adalah faktor utama yang mempengaruhi efisiensi kerja. Kecelakaan akibat kelelahan (fatigue) dapat menghentikan produksi dan merugikan aset bernilai miliaran rupiah. Untuk mengatasi hal ini, kami mengimplementasikan Driver Monitoring System (DMS) pada setiap unit operasional.
DMS bekerja menggunakan sensor kamera canggih yang diarahkan ke wajah operator. Sistem ini mampu mendeteksi tanda tanda kelelahan mikro (microsleep), penggunaan ponsel saat berkendara, atau jika operator tidak fokus ke jalan. Ketika sistem mendeteksi anomali perilaku tersebut, alarm akan berbunyi secara real-time di dalam kabin untuk memperingatkan operator. Secara bersamaan, notifikasi dikirimkan ke pusat kendali (control room). Teknologi ini memungkinkan tim pengawas untuk melakukan intervensi segera sebelum kecelakaan terjadi, sehingga teknologi & efisiensi keselamatan berjalan beriringan.
2. Dukungan CCTV Terintegrasi
Pengawasan visual adalah metode kontrol yang paling efektif di area kerja yang luas. Kami menggunakan dukungan CCTV yang ditempatkan di titik titik strategis, baik di area pertambangan, workshop, maupun area kantor.
Sistem CCTV ini terintegrasi dengan pusat data yang memungkinkan pemantauan 24 jam penuh. Rekaman ini berfungsi untuk memastikan prosedur kerja standar (SOP) dijalankan dengan benar. Dalam konteks efisiensi, rekaman CCTV digunakan untuk menganalisis alur kerja (workflow) dan mengidentifikasi bottleneck atau hambatan operasional yang menyebabkan keterlambatan produksi. Data ini menjadi dasar pengambilan keputusan manajemen untuk melakukan perbaikan proses kerja yang lebih ramping.
3. Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)
Kami membawa pengawasan operasional ke tingkat yang lebih tinggi dengan penggunaan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. AI bekerja dengan cara menganalisis data besar (big data) yang dikumpulkan dari DMS, CCTV, dan sensor telematika unit.
Contoh penerapannya adalah dalam prediksi kebutuhan pemeliharaan unit. AI dapat mempelajari pola data mesin untuk memprediksi kapan sebuah komponen akan rusak sebelum kerusakan itu terjadi. Hal ini memungkinkan kami melakukan perawatan preventif, mencegah kerusakan fatal, dan memastikan ketersediaan unit selalu tinggi. Penggunaan AI adalah bukti nyata bagaimana teknologi & efisiensi dapat menekan biaya perawatan secara drastis.
4. Digitalisasi P2H (P2H Online)
Pemeriksaan Harian (P2H) adalah ritual wajib sebelum operator mengoperasikan alat berat. Secara tradisional, proses ini menggunakan formulir kertas yang rentan hilang, rusak, dan lambat untuk direkapitulasi. Kami telah meninggalkan cara lama tersebut dan beralih ke sistem P2H Online.
Melalui aplikasi mobile yang terintegrasi, operator dapat melakukan pemeriksaan unit dengan melakukan input data langsung dari smartphone atau tablet. Laporan kondisi unit, mulai dari level oli hingga tekanan ban, terkirim secara real-time ke sistem manajemen armada. Jika ada temuan kerusakan, tim mekanik akan mendapatkan notifikasi detik itu juga.
Sistem ini memangkas waktu administrasi dan mempercepat respons perbaikan. Unit yang bermasalah dapat segera ditangani, sehingga waktu operasional unit menjadi lebih maksimal.
5. Early Warning System (EWS)
Risiko di area pertambangan sangat dinamis, mulai dari faktor cuaca hingga ketidakstabilan geoteknik. Untuk memitigasi hal ini, kami menerapkan Early Warning System (EWS) yang komprehensif. Sistem ini berfungsi sebagai radar pendeteksi bahaya dini.
EWS mengintegrasikan data dari berbagai sensor lapangan untuk memberikan peringatan dini terkait potensi bahaya, seperti curah hujan tinggi yang berpotensi menyebabkan jalan licin atau longsor, serta deteksi parameter lingkungan kerja yang tidak aman.
Dengan adanya peringatan dini ini, manajemen dapat mengambil keputusan cepat untuk menghentikan atau mengalihkan operasional demi keselamatan. Hal ini mencegah kerugian yang lebih besar akibat insiden lingkungan atau kecelakaan kerja.
Teknologi & Efisiensi, Aspek Penting Bagi Kami!
Kami memahami bahwa klien membutuhkan mitra kerja yang tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja cerdas. Dengan dukungan sistem digital yang canggih, kami memberikan jaminan produktivitas yang terukur, transparan, dan aman.